
Tahun 2007 tinggal beberapa jam lagi umurnya. Akhir dari tahun 2007 merupakan awal dari tahun 2008. Begitu banyak pengalaman yang aku dapatkan di tahun 2007. Tahun 2007 menjadi tahun pematangan umurku yang mulai merambah ke digit berawal angka 2, tepatnya 21. Banyak penacapaian2 yang sudah aku peroleh lewat sebuah perjuangan dan bimbingan Tuhan. Tanpa panduan-Nya, kuyakin tahun 2007 gak akan sehebat yang kualami.
Begitu banyak pihak yang udah membantu aku berkembang di tahun 2007 ini. Begitu banyak juga wajah2 baru yang aku temui di tahun ini. Sudah banyak ujian juga yang aku lewati di tahun ini. Semuanya berkesan. Semuanya bermakna. Terlepas dari itu semua, sekarang saatnya berefleksi atas apa yang sudah didapat dan apa yang telah diperoleh serta apa yang bisa disumbangkan kelak.
Belum lama ini, aku tiba2 saja mendapat insight tentang "The Art of Living". Aku merumuskannya dalam 3 kata kunci yaitu : The Power of Receiving, Reflecting, and Giving. Mungkin itu menjadi landasan kuat dalam menjalani hidup. Aku yakin kalo tiap harinya ketika kita bertemu dengan kejadian lewat orang, peristiwa, atau pertanda2, sesungguhnya saat itulah kita sedang berada dalam tahap menerima (receiving). Saat menerima itulah kita dihadapkan pada suatu keadaan dimana kita harus merespons. Suatu kejadian sifatnya netral dan respons kitalah yang memberi nilai apakah suatu kejadian itu bernilai positif atau negatif. Respons yang kita berikan itulah yang dinamakan dengan pemberian (giving). Di tengah2 proses antara receiving dan giving itulah terdapat proses alamiah yang terjadi dalam pikiran dan hati kita yang dinamakan dengan reflecting. Semakin dalam proses refleksi yang dilakukan maka semakin dalam penghayatan seseorang dalam mensikapi tiap kejadian.
Konsep "The Art of Living" yang aku dapatkan ini, aku anggap sebagai kado spesial dari Tuhan untukku di akhir tahun ini. Bagiku konsep ini menjadi peganganku untuk menghadapi tahun 2008. Aku sekarang sedang mencoba memaknai tiap kejadian kecil yang aku alami baik itu yang aku alami lewat pergulatan pribadiku, perjumpaan dengan orang lain, ataupun persinggunganku dengan alam raya ini.
Yah tahun 2007 yang akan lewat dalam hitungan jam ini bisa bernilai positif atau negatif tergantung dari pandangan kita. Nah, untuk aku pribadi, tahun 2007 aku nilai sebagai tahun yang ajaib dengan banyak tantangan dan kenangan yang gak akan pernah terluapakan.
Secara pribadi, ada beberapa pihak yang ingin aku ucapkan terima kasih sedalam-dalamnya atas tahun 2007 ini karena mau rela berjumpa dengan diriku yang hina dina ini. hehehe...
Terima kasih buat Jesus Kristus yang selalu setia menemani di tiap langkahku. Buat keluargaku terutama my lovely mom yang selalu kasih support dan doa. Buat sahabat2ku free brothers yang buat hari2ku berwarna, banyak suka duka udah aku lewati bareng kalian. Buat dosen2ku di UGM ataupun di EEC, terutama bu wega yang jadi pembimbing TA dan pak Markus yang beri banyak masukan di kuliahku di EEC. Buat temen2 kkn-ku. Kalian adalah permata yang tidak sengaja aku temukan. 2 bulan yang aku lewati bareng kalian benar2 berkesan dan gak bisa terlupakan. Buat sekar yang selalu ada di hatiku dan menemani dalam susah dan senang. Makasih ya nduk. u're completing me. Buat keluarga Godean yang membuatku punya tempat nyaman saat bekerja. Temen2 kmkath yang selalu ada dan enak untuk berbagi. Makasih yo cah!!! Yo2k, dias, haris, dan seto yang kadang buat malam minggu penuh cerita tentang hidup dan masa depan. Buat teman futsal kimia dan milanisti. Maksih ya, bulan2 belakangan ini badanku serasa lebih sehat. Dan semua pihak lain yang saking banyaknya. Thanks....
Akhir kata, selamat tinggal tahun 2007. terima kasih atas pengalaman yang kau berikan padaku. Tahun 2008, here i come. Tuhan bimbinglah aku di tahun 2008 ini terutama dalam TA-ku dan ujian2 akademikku. Angkatlah aku ketika aku jatuh. Semanagtilah aku ketika aku terlihat akan padam. Terangilah selalu hatiku dengan nyala hidup-Mu. Bantulah aku selalu untuk menjadi pelayan-Mu. Rahmatilah aku agar tiap langkahku adalah pujian bagi kemulian nama-Mu yang lebi besar. Semoga aku masuk dalam rencana besarmu Tuhan. Amen.
-nOeL-
di empire cafe ditemani secangkir susu putih panas seharga 6.500 saja.





